Mulanya kuanggap mudah perjalanan ini ,walaupun belum kupahami benar akan apa yang kuhadapi ,aku memutuskan untuk tetap melangkah. namun agaknya kekurangpahamanku membuatku maju mundur untuk terus berjuang, kadang masih ada rasa ragu, rasa ragu akan kemampuanku untuk bisa bertahan,karena ku tahu,semakin jauh akan semakin berat.. Banyak rekan seperjuanganku yang akhirnya mengurungkan niat, atau mereka segera letih bahkan memilih jalan lain yang menjanjikan kemudahan. Namun aku berusaha untuk tidak terusik,sementara jalan di hadapanku semakin menyempit dan menanjak dan waktu pun terus berlalu.. aku dan yang lainnya terus melangkah, terseret-seret.. sampai ku pahami tabiat jalan yang kulewati ini, penuh tantangan namun mengasyikkan.
Sudah yang keberapa lutut ini bergetar. Nafas mulai tersengal, entah sudah berapa kali aku tersungkur, orang bilang aku terlalu ringkih untuk menuntaskan seluruh perjalanan panjang.,tapi aku tak mau peduli,masih pekat kepercayaanku. Ia yang akan kujumpai disana akan memberikan kekuatan gaibNya kepadaku.
Kini di hadapanku berdiri tebing angkuh yang terjal. Tanahnya coklat basah,ada jalan setapak, dipinggirnya ada semak-semak liar yang menatapku dengan masam. sementara dari sudut mataku yang lain kutangkap adanya jalan yang lebih mudah. tak ada jalan licin yang menantiku tergelincir, tak ada semak yang mengejek, jalannya pun lapang dan tatapanku kembali ke arah tebing tadi, samar dapat kulihat jejak-jejak kaki orang sebelumku, namun kadang tak terlihat jejak sama sekali,kemanakah mereka?
Ampuni aku ya Rabbi ,betapa seringnya hamba ini tertegun ragu untuk melanjutkan perjalanan ini,semuanya dikarenakan kelemahan hati ini yang masih mengharap mencicipi kenikmatan duniawi.Kinipun hati yang ragu ini masih di guncang gundah ,akankah Kau terima buah karya tangan yang lemah ini ? akankah kau hargai apabila terkadang hatiku masih juga mengharap wajauh selainMu?
Betapa semakin berat prasangkaanku jika kuingat engkau maha pencemburu.Pernah kudengar jalan lain yang jauh lebih sulit dari yang kutempuh. Orang-orang yang melewatinya adalah orang-orang perkasa,dengan nyali melebihi singa. Ada terpikir olehku untu melewati jalan itu,namun betapa diri ini belum layak untuk di sejajarkan dengan mereka.
Dan babak baru perjalanan ku pun di mulai, setiap langkah harus diperhitungkan dengan cermat, salah pijak hampir pasti akan tergelincir. Terpaksa kuakui kalau nyali ini menciut, Namun kututupi sedapatnya, aku pun terus melangkah dengan segenap kemampuan.
Senin, 23 Februari 2009
Selasa, 03 Februari 2009
Hari pertama kuliah
Semester ini aku mendapat mata kuliah struktur tumbuhan,awalnya kufikir itu akan sangat membosankan karena banyak nama2 latin yang harus dihafal,jaringan-jaringan tumbuhan yang kompleks,dan proses metabolisme yang rumit. tapi maindsetku berubah seketika setelah menyaksikan sebuah film yang diperlihatkan oleh dosen struktum,dari situ aku belajar banyak untuk mengenal tumbuhan lebih jauh dan aku mengaguminya.dari mulai pertumbuhan biji,bagaimana akar mulai tumbuh dan bergerak(seolah-olah ia memiliki insting yang sangat hebat ke arah mana ia harus merambat,perlahan-lahan,serabut demi serabut,hingga menjadi akar yang kokoh!),berbagai jenis daun(kenapa ada yang bentuknya melebar?kenapa ada yang bentuknya meruncing?dulu aku jarang memperhatikan hal2 seperti itu.tapi ternyata daun juga punya keunikan tersendiri,pohon2 yang tumbuh dihutan tropis memiliki daun yang ujungnya runcing, ternyata kalau kita perhatikan pada saat hujan turun,daun2 tersebut berfungsi sebagai saluran air,sehingga ujungnya berbentuk runcing,sama halnya ketika kita ingin memasukan air kedalam corong:-)di film itu juga diperlihatkan bagaiman cara pengangkutan air dari dasar akar yang sangat dalam hingga ujung batang,bahkan untuk pohon yang sangat tinggi,padahal jika menggunakan mesin penyiram air akan menimbulkan suara yang sangat bising untuk memompa air setinggi itu.tapi tumbuhan?it's always quiet!belum pernah aku menemukan tumbuhan yang berisik;)dosenku juga mengatakan bahwa buah durian yang kita makan itu bukan daging buah, melainkan salut bijinya dan dengan adanya rekayasa genetik maka bisa diteliti bagaimana menanam durian yang salut bijinya lebih tebal(hmm... yummy:)
Masih ada begitu banyak rahasia alam yang belum kuketahui,semakin aku mempelajarinya aku semakin merasakan KeMaha Besaran Allah,aku bersyukur bisa ada disini,Semester 2 harus lebih baik !
"Sesungguhnya dengan kehendak Allah semua ini terwujud,tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah"
Masih ada begitu banyak rahasia alam yang belum kuketahui,semakin aku mempelajarinya aku semakin merasakan KeMaha Besaran Allah,aku bersyukur bisa ada disini,Semester 2 harus lebih baik !
"Sesungguhnya dengan kehendak Allah semua ini terwujud,tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah"
Langganan:
Postingan (Atom)